
UNIMALNEWS | Kuta Makmur – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 25 Universitas Malikussaleh (Unimal) melaksanakan program kerja pembuatan lubang resapan biopori sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas lahan pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Gampong Krueng Manyang, Kecamatan Kuta Makmur, yang dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026).
Dalam kegiatan ini, kelompok mahasiswa memasang tiga lubang resapan biopori pada satu lahan sebagai percontohan yang diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas oleh masyarakat.
Ardiansyah selaku ketua kelompok mengatakan bahwa seluruh anggota bekerja sama dalam penentuan titik pemasangan, pengeboran tanah hingga pemasangan pipa biopori dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
"Pembuatan lubang resapan biopori bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan sehingga dapat mengurangi genangan, menambah cadangan air tanah serta menjaga kelembapan lahan pertanian," terangnya.
Ia juga mengatakan lubang biopori dapat dimanfaatkan sebagai media pengolahan sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah.
"Bagi para petani, penerapan teknologi biopori memiliki berbagai manfaat, di antaranya memperbaiki struktur tanah, meningkatkan daya serap air, mengurangi risiko erosi, serta membantu menjaga ketersediaan air bagi tanaman pada musim kemarau," ungkapnya.
Rizal, salah satu masyarakat gampong menjelaskan bahwa dengan ada sosialisasi penerapan biopori ini, produktivitas pertanian di Gampong Krueng Manyang diharapkan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
"Melalui program ini, kita berharap masyarakat Gampong Krueng Manyang dapat terus mengembangkan dan menerapkan teknologi biopori sebagai solusi," tutupnya. [fzl]