FKIP Unimal Dibekali Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education

SHARE:  

Humas Unimal
FKIP Unimal Dibekali Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education. Foto: Ist.

UNIMALNEWS | Reuleut — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh menyelenggarakan Lokakarya Penyusunan Dokumen Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) pada Kamis (13/8/2026), yang berlangsung di Aula FKIP, Kampus Reuleut, Aceh Utara. 

Lokakarya ini digelar sebagai respons atas kebutuhan setiap program studi untuk memiliki dokumen akademik yang komprehensif, mutakhir dan selaras dengan kebijakan nasional, Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta instrumen akreditasi. 

Implementasi kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dan paradigma OBE menuntut setiap program studi memiliki kurikulum yang berorientasi pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). 

Dekan FKIP Unimal, Dr Muhamamad Yusuf mengatakan penyusunan dokumen kurikulum berbasis OBE bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan langkah strategis untuk memastikan seluruh program studi di FKIP memiliki arah keilmuan yang jelas dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. 

“Kami berharap sembilan dokumen yang dihasilkan dari lokakarya ini benar-benar implementatif dan menjadi pedoman nyata bagi dosen dalam merancang perkuliahan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi antar program studi agar memiliki karakteristik keilmuan yang berbeda, namun tetap harus berada dalam kerangka kebijakan fakultas dan universitas. 

“Melalui pendampingan narasumber yang kompeten, kami optimistis lokakarya ini akan menghasilkan dokumen yang berkualitas dan siap digunakan untuk mendukung akreditasi program studi,” terangnya.
Dekan juga mengharapkan melalui lokakarya ini ditargetkan menghasilkan sembilan dokumen kurikulum berbasis OBE untuk masing-masing program studi di lingkungan FKIP. 

“Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan, sekaligus memperkuat daya saing lulusan serta memenuhi standar akreditasi, baik nasional maupun internasional. Melalui lokakarya ini dapat mewujudkan tata kelola akademik yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada mutu, sejalan dengan Rencana Strategis Fakultas serta Program Kerja FKIP Tahun 2026,” tambahnya.

Materi pertama pada kegiatan ini disampaikan oleh Prof Dr Efri Sandi dari Universitas Negeri Jakarta, yang membahas tentang kebijakan implementasi kurikulum OBE. 
 
“Komitmen fakultas untuk menyelaraskan seluruh program studi dengan paradigma Outcome Based Education patut menjadi contoh. Kurikulum berbasis OBE menuntut pergeseran cara pandang, dari sekadar mengajarkan materi menjadi memastikan mahasiswa benar-benar mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Dr Suhendar dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, sebagai pemateri kedua menyampaikan materi terkait penyusunan RPS, asesmen, dan Continuous Quality Improvement (CQI).  

“Kurikulum yang baik tidak berhenti pada dokumen, tetapi harus terus dievaluasi dan diperbaiki melalui siklus CQI. Saya melihat antusiasme tinggi dari peserta hari ini, dan itu modal penting agar dokumen yang disusun benar-benar diterapkan di kelas, bukan hanya menjadi arsip,” tutupnya. [fzl]


Berita Lainnya

Kirim Komentar