Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Siswa SD Negeri 11 Kuta Makmur Cegah Bullying Sejak Dini

SHARE:  

Humas Unimal
Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Siswa SD Negeri 11 Kuta Makmur Cegah Bullying Sejak Dini

UNIMALNEWS | Kuta Makmur — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 31 Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar edukasi pencegahan bullying sejak dini bagi siswa SD Negeri 11 Kuta Makmur, Desa Cot Mereubo, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Sabtu (23/8/2026). 

Kegiatan bertajuk “Edukasi Pencegahan Bullying Sejak Dini” dengan tema “Wujud Aman dan Nyaman di Mana Saja” itu menjadi salah satu program kerja unggulan mahasiswa dalam bidang pendidikan dan perlindungan anak.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh antusias. Para siswa diajak mengikuti sesi ice breaking yang diwarnai tawa dan semangat. Aktivitas tersebut tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga membangun kedekatan antara mahasiswa KKN dan siswa sebelum memasuki materi utama.

Setelah suasana menjadi lebih akrab, mahasiswa memberikan pretest sederhana untuk mengetahui pemahaman awal siswa mengenai bullying. Hasilnya menunjukkan masih banyak siswa yang belum memahami secara utuh pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban.

Temuan tersebut kemudian menjadi dasar bagi mahasiswa KKN Kelompok 31 untuk menyampaikan materi secara lebih interaktif. Siswa diperkenalkan pada berbagai bentuk bullying, mulai dari perundungan fisik dan verbal hingga perundungan sosial. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai langkah yang dapat dilakukan ketika mengalami ataupun menyaksikan tindakan perundungan.

Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana yang sesuai dengan usia siswa. Pendekatan komunikatif tersebut membuat anak-anak lebih mudah memahami pesan yang disampaikan dan tetap antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.

Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa KKN juga memutar video edukatif yang menggambarkan sejumlah situasi bullying serta emosi yang dirasakan oleh korban. Melalui tayangan tersebut, siswa diajak memahami pentingnya mengenali perasaan diri sendiri maupun orang lain.

Mahasiswa kemudian mengajak siswa mengikuti sesi emotion card. Dalam kegiatan ini, anak-anak belajar mengenali dan mengekspresikan berbagai emosi yang mereka rasakan. Mereka juga diberikan pemahaman bahwa setiap emosi merupakan hal yang wajar, tetapi harus disampaikan dan dikelola dengan cara yang baik.

Divisi Humas KKN Kelompok 31, Tsani Fawwazi Harto, mengatakan edukasi tersebut diharapkan dapat menanamkan kesadaran kepada siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying sejak usia dini.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat lebih berani untuk mengatakan tidak terhadap bullying, saling menghargai, dan tidak takut untuk berbicara ketika mengalami atau melihat tindakan perundungan,” kata Tsani.

Menurutnya, pemahaman sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun keberanian anak untuk menolak segala bentuk perundungan sekaligus menumbuhkan sikap saling menghormati di lingkungan sekolah.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar