Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Anak RA Buengong Ban Keumang tentang Pentingnya Cuci Tangan

SHARE:  

Humas Unimal
Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Anak RA Buengong Ban Keumang tentang Pentingnya Cuci Tangan

UNIMALNEWS | Krueng Geukueh — Kebiasaan hidup bersih perlu ditanamkan sejak usia dini. Hal tersebut menjadi perhatian mahasiswa KKN-PPM 39 Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 5 yang melaksanakan edukasi pentingnya mencuci tangan dengan sabun kepada anak-anak RA Buengong Ban Keumang, Desa Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, 21 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendorong terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. Melalui edukasi yang dikemas secara interaktif, anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan tangan dalam aktivitas sehari-hari.

Mencuci tangan merupakan kebiasaan sederhana, tetapi memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan diri. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa tangan dapat menjadi media pembawa kuman sehingga perlu dibersihkan, terutama sebelum makan, setelah bermain, dan setelah menggunakan toilet.

Materi utama disampaikan oleh salah satu anggota KKN-PPM 39 Kelompok 5, Auliyah Rahmayani Sinaga, mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh. Ia mengenalkan langkah-langkah mencuci tangan menggunakan sabun dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak.

Agar penyampaian materi tidak monoton, mahasiswa memanfaatkan poster, gambar, dan lagu sebagai media edukasi. Metode tersebut dipilih untuk menyesuaikan cara belajar anak usia dini sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.

Anak-anak tidak hanya mendengarkan penjelasan. Mereka juga diajak mengikuti sesi tanya jawab dan memperagakan kembali gerakan mencuci tangan sesuai langkah yang telah diperkenalkan.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan anak-anak selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan yang diajukan mahasiswa serta bersemangat mengikuti peragaan gerakan mencuci tangan.

Auliyah juga mengajak anak-anak mengenali waktu-waktu penting untuk mencuci tangan. Dengan pendekatan yang sederhana dan komunikatif, mahasiswa berupaya menanamkan pemahaman bahwa mencuci tangan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari kebiasaan menjaga kebersihan diri.

Penggunaan media visual dan lagu turut membantu anak-anak mengikuti materi dengan lebih mudah. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam bentuk edukasi yang sesuai dengan karakteristik usia mereka.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar