Mahasiswa KKN PPM Unimal 17 Ciptakan Media Belajar Angka dari Kardus Bekas

SHARE:  

Humas Unimal
Mahasiswa KKN PPM Unimal Kelompok 17 Ciptakan Media Belajar Angka dari Kardus Bekas

UNIMALNEWS | Krueng Geukueh — Kreativitas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 17 turut mewarnai kegiatan pendidikan anak usia dini di Gampong Cot Euntung Kecamatan Nisam, Aceh Utara. Mahasiswa menciptakan media pembelajaran sederhana untuk membantu anak-anak PAUD mengenal angka 1 hingga 10 sekaligus melatih kemampuan motorik halus mereka, Sabtu (22/8/2026).

Media edukatif tersebut dibuat dengan memanfaatkan kardus bekas yang dipotong berbentuk lingkaran. Pada masing-masing potongan kemudian ditempel angka 1 sampai 10 yang telah dicetak sebelumnya.

Pemanfaatan bahan sederhana tersebut menjadi bagian dari konsep pembelajaran yang ingin diperkenalkan mahasiswa. Selain mudah diperoleh dan murah, kardus bekas dapat diolah menjadi alat peraga yang menarik dan dapat digunakan secara berulang dalam kegiatan belajar anak.

Bentuk lingkaran pada media pembelajaran juga dirancang agar anak-anak dapat berlatih memegang, menggenggam, menyusun, dan mencocokkan angka. Aktivitas tersebut diharapkan dapat membantu melatih koordinasi tangan dan jari anak dalam proses belajar.

Salah satu anggota KKN PPM Unimal Kelompok 17, Fahru Azra'i Ansori, mengatakan ide pembuatan media tersebut berangkat dari kebutuhan akan alat peraga edukatif yang sederhana, terjangkau, tetapi tetap memberikan manfaat bagi perkembangan anak.

“Kami ingin memberikan media belajar yang tidak hanya mengenalkan angka, tetapi juga bisa melatih motorik anak-anak PAUD di sini. Bahan yang kami gunakan pun sederhana, yaitu kardus bekas, sehingga mudah ditiru dan dikembangkan lebih lanjut oleh guru maupun orang tua di rumah,” ujarnya.

Pembuatan media dilakukan melalui beberapa tahapan. Mahasiswa terlebih dahulu mendesain dan mencetak angka, kemudian memotong kardus menjadi bentuk lingkaran. Setelah itu, angka ditempelkan pada setiap potongan kardus hingga menjadi media pembelajaran yang siap digunakan.

Setelah selesai, media tersebut diperkenalkan secara langsung kepada anak-anak PAUD di Desa Cot Euntung. Anak-anak diajak mencoba menyusun dan mencocokkan angka sesuai urutan.

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Anak-anak terlihat bersemangat ketika memegang dan menyusun potongan kardus yang telah diberi angka. Melalui aktivitas tersebut, mereka tidak hanya belajar mengenali angka dan urutannya, tetapi juga berlatih menggunakan jari dan tangan ketika memegang serta mencocokkan media.

Bagi mahasiswa KKN PPM Unimal Kelompok 17, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi di bidang pendidikan sekaligus upaya menghadirkan alternatif alat pembelajaran yang dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar