Mahasiswa KKN Unimal Jemput Bola Periksa Kesehatan Warga Seuneubok Drien

SHARE:  

Humas Unimal
Mahasiswa KKN Unimal Jemput Bola Periksa Kesehatan Warga Seuneubok Drien

UNIMALNEWS | Kuta Makmur – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 30 dengan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dari rumah ke rumah di Gampong Seuneubok Drien, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN di bidang kesehatan. Pemeriksaan dilakukan dengan metode jemput bola agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan pemeriksaan dasar secara lebih mudah tanpa harus datang ke satu lokasi tertentu.

Sejumlah pemeriksaan dilakukan kepada warga, meliputi tekanan darah, kadar gula darah (KGD), kolesterol, dan asam urat. Setelah pemeriksaan, mahasiswa menyampaikan hasil pengecekan kepada warga sekaligus memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

Metode kunjungan langsung ke rumah warga dinilai dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, terutama warga lanjut usia (lansia) maupun mereka yang memiliki keterbatasan untuk bepergian. Dengan demikian, pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Suasana pemeriksaan berlangsung dalam nuansa kekeluargaan. Selain melakukan pemeriksaan, mahasiswa KKN juga berdialog dengan warga mengenai kondisi kesehatan dan kebiasaan sehari-hari. Interaksi tersebut membuat kegiatan tidak sekadar menjadi pemeriksaan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan komunikasi antara mahasiswa dengan masyarakat.

Salah seorang anggota KKN Kelompok 30, Diki, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan warga Gampong Seuneubok Drien.

“Kami berharap melalui pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat ini, warga dapat lebih mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Dengan mendatangi rumah warga langsung, kami ingin memastikan bahwa semua warga, termasuk yang sudah lanjut usia, tetap mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan yang mudah,” ujar Diki.

Menurutnya, pemeriksaan sederhana dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan tidak mengabaikan tanda-tanda yang muncul.

Hal senada disampaikan anggota KKN Kelompok 30 lainnya, Aldi. Ia mengatakan kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat.

“Selain memeriksa, kami juga mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat agar terhindar dari risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan asam urat. Kami senang bisa langsung berinteraksi dan membantu warga di sini,” kata Aldi.

Mahasiswa memberikan penjelasan dengan bahasa sederhana agar warga dapat memahami hasil pemeriksaan dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan. Jika ditemukan hasil pemeriksaan yang perlu mendapat perhatian, warga dianjurkan berkonsultasi lebih lanjut dengan tenaga kesehatan.

Warga menyambut baik program tersebut. Kehadiran mahasiswa dari rumah ke rumah dinilai memudahkan masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus meninggalkan lingkungan tempat tinggal.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar