
UNIMALNEWS | Kuta Makmur – Menutup masa pengabdian di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) kelompok 58 Universitas Malikussaleh membagikan sabun cuci piring hasil produksi sendiri kepada masyarakat, Minggu (30/8/2026).
Pembagian sabun dilakukan bersamaan dengan kegiatan perpisahan mahasiswa KKN bersama masyarakat di meunasah gampong. Sabun tersebut diberikan kepada ibu-ibu yang hadir sebagai bingkisan sekaligus kenang-kenangan atas berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di Gampong Pulo Iboih.
Ketua kelompok, Muhammad Rafi, mengatakan pembuatan sabun cuci piring menjadi salah satu kegiatan yang dirancang mahasiswa agar masyarakat memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah program KKN berakhir.
“Pembagian sabun cuci piring beserta video tutorial pembuatannya ini sengaja kami pilih sebagai penutup program kerja, biar manfaatnya bisa terus dirasakan warga meski masa KKN kami sudah berakhir. Harapannya, video yang kami bagikan bisa membantu ibu-ibu mempraktikkan sendiri pembuatan sabun di rumah kapan saja dibutuhkan,” ujar Muhammad Rafi.
Ia menjelaskan, proses pembuatan sabun dilakukan mahasiswa mulai dari pencampuran bahan, pengemasan, hingga pembagian kepada masyarakat. Sabun tersebut dibuat menggunakan enam bahan utama, yakni texapon, SLS (Sodium Lauryl Sulfate), garam, air, pewangi, dan pewarna.
Selain membagikan produk jadi, mahasiswa juga mendokumentasikan proses pembuatannya dalam bentuk video tutorial. "Video tersebut memuat tahapan pencampuran bahan hingga penambahan pewangi dan pewarna sehingga dapat dipelajari dan dipraktikkan secara mandiri oleh masyarakat di rumah," tambahnya.
Salah seorang masyarakat, Zahara, menyambut baik pembagian sabun tersebut. Menurutnya, sabun cuci piring dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, sedangkan video tutorial memberikan pengetahuan tambahan bagi masyarakat.
“Sabunnya bermanfaat sekali untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Apalagi dikasih juga video cara membuatnya, jadi bisa saya coba sendiri di rumah nanti,” tutupnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk penutup pengabdian mahasiswa KKN-PPM Kelompok 58 di Gampong Pulo Iboih. Melalui pembagian produk dan video tutorial, pengetahuan dan keterampilan yang diberikan mahasiswa dapat terus dimanfaatkan masyarakat meskipun masa KKN telah berakhir. [fzl]