
UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Dosen Jurusan Antropologi dan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Malikussaleh melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Penguatan Balee Pengajian sebagai Pusat Literasi Islam dan Khazanah Lokal di Gampong Paloh Punti", yang berlangsung di bale pengajian meunasah Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut diketuai Richa Meliza MAnt, dengan anggota Iromi Ilham MA, Dr Ibrahim Chalid, Dr Nulwita Maliati, Dr Abdullah Akhyar Nasution dan Rizki Yunanda MSi.
Kegiatan turut dihadiri Geuchik Gampong Paloh Punti, sekretaris gampong, ibu-ibu, anak-anak, remaja, serta pimpinan balee pengajian, Tgk Musri.
Ketua PkM, Richa Meliza, menjelaskan bahwa balee pengajian memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh. Menurutnya, keberadaan balee pengajian dapat dikembangkan menjadi pusat literasi yang mengintegrasikan pengetahuan keislaman dengan nilai-nilai dan khazanah lokal.
“Balee pengajian tidak hanya memiliki fungsi sebagai tempat belajar membaca Al-Qur’an dan ilmu agama, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempertahankan nilai, tradisi, dan pengetahuan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Richa.
Dalam kegiatan tersebut, tim PkM juga menyerahkan secara simbolis sejumlah kebutuhan belajar mengaji berupa papan tulis, Al-Qur’an, dan kitab kepada balee pengajian.
Menurut Richa, penyerahan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Unimal dalam memperkuat kapasitas masyarakat melalui kolaborasi antara pengetahuan akademik dan pengetahuan lokal.
"Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan balee pengajian sebagai ruang pendidikan Islam sekaligus pusat pelestarian khazanah lokal di Gampong Paloh Punti," tambahnya.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Prof Suadi Zainal, dalam pemaparannya menekankan pentingnya literasi Islam yang tidak berhenti pada aspek pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu membentuk karakter dan kehidupan sosial.
“Literasi Islam harus mampu membangun pemahaman, karakter, dan kepedulian sosial. Balee pengajian memiliki modal sosial yang kuat karena dekat dengan masyarakat dan telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Aceh,” jelasnya.
Geuchik Gampong Paloh Punti, Zulfikar, menyambut baik kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dosen FISIPOL Unimal tersebut. Ia menyampaikan bahwa balee pengajian memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat Gampong Paloh Punti, terutama dalam pembinaan generasi muda.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena balee pengajian merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat. Selain pendidikan agama, kami berharap balee pengajian dapat menjadi tempat untuk membangun karakter generasi muda dan menjaga adat serta nilai-nilai lokal,” tutupnya. []