Unimal Tetapkan Duta Humas 2026, Dua Pasangan Terpilih

SHARE:  

Humas Unimal
Unimal Tetapkan Duta Humas 2026, Dua Pasangan Terpilih

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Universitas Malikussaleh (Unimal) menetapkan dua pasangan sebagai Duta Humas Unimal 2026. Satu pasangan ditetapkan berdasarkan hasil penilaian dewan juri, sedangkan satu pasangan lainnya terpilih melalui voting penonton dalam ajang yang berlangsung terbuka di Lapangan DPR Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Kamis (17/9/2026).

Pasangan yang meraih predikat Duta Humas Terfavorit 2026 berdasarkan voting penonton adalah Siti Khailillah Annisa dari Program Studi Administrasi Bisnis dan Muhammad Yasir dari Program Studi Agroekoteknologi.

Sementara itu, pasangan yang ditetapkan sebagai Duta Humas Unimal 2026 adalah Nabila Mawaddah dan T.M. Haikal Rusli, keduanya dari Program Studi Ilmu Komunikasi.

Penetapan tersebut menjadi puncak rangkaian Pemilihan Duta Humas Unimal 2026 yang sebelumnya diikuti 17 peserta. Para peserta yang lolos mengikuti tahapan karantina sejak Rabu (9/9/2026) di Aula Cut Meutia, Kampus Bukit Indah, sebelum disaring menjadi delapan finalis.

Ketua Panitia Pemilihan Duta Humas Unimal 2026, Rachel Kamilia Faradiba Nibal, mengatakan proses penentuan pemenang berlangsung cukup ketat. Khusus kategori favorit, pemenang ditentukan berdasarkan jumlah suara yang diperoleh melalui voting penonton.

“Untuk kategori Duta Humas Terfavorit, penentuan berdasarkan jumlah suara yang masuk. Sementara Duta Humas terpilih ditentukan berdasarkan penilaian dewan juri,” katanya.

Proses penilaian melibatkan sejumlah juri dari berbagai bidang. Ella Suzanna dari Unimal menilai aspek psikologi, Dewi Kumalasari menangani public speaking, Raisa Agustiana dari Majelis Adat Aceh menilai bidang adat dan budaya, serta Ayi Jufridar dari Bawaslu Kota Lhokseumawe menilai aspek program kehumasan.

Kepala UPT Bahasa, Kehumasan, dan Penerbitan Unimal, Riyandhi Praza, mengatakan proses seleksi telah berlangsung selama beberapa hari, mulai dari wawancara hingga penentuan delapan finalis.

Menurut dia, persaingan pada tahap akhir berlangsung ketat karena perolehan nilai antarpeserta relatif tipis. Karena itu, keputusan akhir membutuhkan pertimbangan matang dari dewan juri.

“Nilai para finalis sangat tipis sehingga penentuan pemenang berlangsung cukup alot. Kami berharap dewan juri juga memberikan arahan kepada para finalis mengenai fungsi dan peran Duta Humas Unimal selama satu tahun ke depan,” ungkapnya.

Riyandhi juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk sponsor dan pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Unimal, Dr. Ir. Azhari Asean Eng, mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Duta Humas 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, dan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Para peserta merupakan individu yang memiliki kompetensi dan bakat dalam berkomunikasi. Kemampuan menyampaikan informasi secara efektif sangat penting agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pihak lain,” ujarnya.

Ia mengatakan kemampuan komunikasi merupakan salah satu kompetensi yang penting bagi lulusan perguruan tinggi. Kompetensi tersebut, kata dia, dapat menjadi bekal mahasiswa ketika memasuki dunia usaha maupun dunia industri.

Azhari juga mengapresiasi konsep kegiatan yang memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan public speaking, vokal, sastra, serta bakat lainnya.

Kepada para pemenang, ia berpesan agar tidak cepat berpuas diri. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta agar tetap menjadikan pengalaman tersebut sebagai modal untuk mengikuti kesempatan berikutnya.

“Meraih itu lebih mudah daripada mempertahankan. Bagi yang belum mendapatkan kesempatan menjadi pemenang, jangan berputus asa dan jangan berkecil hati,” tuturnya.

Salah seorang dewan juri, Ayi Jufridar, mengingatkan para finalis, khususnya Duta Humas terpilih, agar mampu menjaga sikap dan nama baik almamater, termasuk ketika beraktivitas di media sosial.

Menurutnya, tantangan kehumasan ke depan semakin besar seiring dengan perkembangan media sosial. Karena itu, Duta Humas harus mampu menjadi representasi positif Unimal dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Jaga sikap dan nama baik almamater, termasuk di media sosial, karena tantangan yang akan dihadapi ke depan semakin besar,” pesan Ayi.

Ia juga meminta peserta yang belum terpilih tidak menganggap kegagalan sebagai akhir dari kesempatan. Peserta yang masih memenuhi persyaratan dapat kembali mengikuti proses pemilihan pada periode berikutnya.

“Kami memilih yang terbaik di antara yang baik. Kekurangan dalam proses ini mudah-mudahan menjadi modal untuk memperbaiki pelaksanaan pada masa mendatang,” tambahnya.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar