Manajemen adakan Ujian Sertifikasi Kompetensi BNSP untuk Mahasiswa

SHARE:  

Humas Unimal
Kegiatan sertifikasi yang diikuti mahasiswa Prodi Manajemen Unimal. Foto : Ist

UNIMALNEWS | Lhokseumawe - Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh menyelenggarakan program Ujian Sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mahasiswa Prodi Manajemen. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, yang terdiri dari rangkaian kegiatan pelatihan satu hari (21/3/2024) dan kegiatan ujian dua hari (23-24/3/2024). Lokasi kegiatan  dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Program Magister Ilmu Manajmen FEB-UNIMAL, Jalan Chik Di Tiro, Lancang Garam, Lhokseumawe.

Demikian rilis yang diterima Unimalnews tentang kegiatan pelatihan dan ujian sertifikasi BNSP tersebut. Disebutkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FEB Jullimursyida, Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Dr Naufal Bachri, Ketua Jurusan Manajemen Dr Darmawati dan Koordinator Prodi Manajemen Dr Rico Nur Ilham. Para peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 86 mahasiswa dengan skema Costumer Relationship Management (CRM) dan skema Kewirausahaan Industri (KWU) bagi Angkatan 2020.

"Sertifikasi kompetensi bertujuan untuk memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki oleh seseorang. Sehingga ujian sertifikasi kompetensi ini digunakan untuk mendapatkan tanda kelayakan dinyatakan “kompeten” pada level middle management untuk jabatan manejer  pemasaran, keuangan, dan SDM," ujar Darmawati. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kegiatan ini diawali dengan pemberian pelatihan materi 9-unit kompetensi untuk CRM dan 6-unit kompetensi untuk jenjang III Kewirausahaan Industri.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Lembaga Multi Kompetensi Utama dengan melibatkan dua narasumber untuk masing-masing skema. Selanjutnya kegiatan ujian sertifikasi terdiri dari ujian tulis dan praktik yang diuji oleh lima Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UMKM Profesional Indonesia, yaitu Dr Bunga Aditi MSi, Dr Sri Rahayu MM, Melvin Sitorus MT, Dr Muammar Khaddafi dan Dr. Rico Nur Ilham.

Dekan FEB, Jullimusyida, mengatakan mahasiswa di lingkungan FEB Unimal hendaknya memiliki sertifikasi kompetensi di bidang masing-masing. "Hal itu ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam pengurusan SKPI dan juga  baik sertifikasi nasional maupun internasional. Sertifikasi ini juga sebagai sebagai syarat SKPI dan bisa digunakan untuk mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya," tambahnya.

Juli menyebutkan setiap lulusan yang memiliki sertifikat kompetensi pada bidangnya dan dapat dianggap kompeten sesuai dengan tingkatan atau level profesi CRM dan Kewirausahaan Industri dengan harapannya mampu bersaing dalam memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja.

Selanjutnya, Ketua Jurusan Manajemen Darmawati menyampaikan bahwa Ujian Sertifikasi Kompetensi Gelombang pertama berakhir pada 24 Maret 2024 dan diikuti oleh mahasiswa angkatan 2020 yang sudah menyelesaikan Seminar proposal dan dalam persiapan sidang atau ujian akhir Skripsi. "Kita berharap 86 mahasiswa  yang terdiri dari 32 mahasiswa mengikuti skema CRM dan 54 mahasiswa mengikuti skema KWU dapat lulus dan dinyatakan kompeten," ungkapnya.

Di sisi lain, Koordinator Program Studi Manajemen, Dr Rico Nur Ilhan yang bertindak sebagai asesor LSP dan Akreditasi LAMEMBA menyampaikan pentingnya sertifikasi kompetensi BNSP bagi mahasiswa untuk menuju program studi Unggul. "Tak ada cara untuk mempertahankan keunggulan kita kecuali melaksanakan program serifikasi dan juga internasionalisasi, termasuk penerimaan mahasiswa dari luar negeri dan mengatur kelas pengajaran dengan bahasa pengantar bahasa Inggris," tutupnya [tkf]


Berita Lainnya

Kirim Komentar