BEM FKIP Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Aceh Utara

SHARE:  

Humas Unimal
BEM FKIP Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Aceh Utara. Foto: Ist.

UNIMALNEWS | Aceh Utara - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Universitas Malikussaleh secara resmi merilis laporan hasil penggalangan dana untuk membantu korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Pengumuman ini disampaikan pada Minggu (7/12/2025), setelah rangkaian penggalangan dana yang dilakukan oleh mahasiswa selama beberapa hari terakhir.

Dalam laporan resminya, BEM FKIP Unimal menyampaikan bahwa total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 13.354.000,-. 

Bagas Suanri selaku ketua BEM FKIP menyampaikan bahwa dana tersebut berasal dari sumbangan mahasiswa, alumni, peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), Dosen, masyarakat umum dan stake holder lainnya yang menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban bencana.

"Kami apresiasi yang mendalam atas partisipasi seluruh donatur. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa, alumni, PPG, Dosen, serta semua pihak yang telah turut membantu. Kepedulian dan dukungan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat solidaritas dan kemanusiaan masih sangat kuat di lingkungan kampus,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap bantuan yang diberikan akan menjadi harapan bagi masyarakat yang terdampak banjir. “Alhamdulillah, seluruh dana telah disalurkan secara langsung dalam bentuk kebutuhan pokok dan bantuan darurat lainnya kepada mahasiswa FKIP yang terkena banjir yang sangat parah dan mahasiswa dari perantauan. Kami berkomitmen untuk memastikan agar penyaluran dilakukan dengan transparan dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Aksi penggalangan dana ini digagas sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap musibah banjir yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Banjir tersebut mengakibatkan kerusakan pada kos mahasiswa, rumah warga, terputusnya akses transportasi, serta terganggunya aktivitas masyarakat di beberapa kecamatan. 

"BEM FKIP Unimal menegaskan bahwa laporan perkembangan dan dokumentasi penyaluran bantuan akan disampaikan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban. Mereka berharap aksi ini tidak hanya membantu meringankan beban korban bencana, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan semangat gotong royong di antara mahasiswa," tutup Bagas. [fzl]


Berita Lainnya

Kirim Komentar