
UNIMALNEWS | Muara Batu — Hujan yang kembali turun di Desa Meunasah Pinto masih menyisakan kecemasan bagi warga. Ingatan tentang banjir, lumpur, dan kepanikan membuat sebagian warga sulit tidur dan rentan kelelahan fisik maupun mental.
Di tengah kondisi itu, Sabtu (27/12/2025), Tim Tanggap Darurat Unit Kebencanaan Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (FK Unimal), bersama alumni IKA FK Unimal, hadir memberikan layanan kesehatan sekaligus ruang aman bagi warga. Tim dipimpin dr. Al-Muqsith, M.Si, SpAn-Ti.
Tim gabungan terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, psikolog, konselor, dokter muda, serta mahasiswa kedokteran, psikologi, dan keperawatan. Selain pelayanan medis, tim juga membawa satu unit mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Dari layanan medis, tercatat 119 pasien mendapat penanganan, terdiri atas 34 anak, 74 dewasa, dan 11 lansia. Keluhan terbanyak meliputi ISPA, penyakit kulit, serta nyeri punggung bawah akibat aktivitas membersihkan rumah pascabanjir.
Unit Kebencanaan FK Unimal juga menyalurkan logistik dan air bersih yang diterima langsung Geuchiek Meunasah Pinto, M. Nasir.
“Banyak warga masih takut setiap kali hujan turun. Kehadiran tim FK Unimal sangat berarti karena membantu dari sisi kesehatan, psikologis, dan kebutuhan dasar,” ujarnya.
Pendampingan psikososial menjadi fokus lain. Sebanyak 112 anak mengikuti aktivitas pemulihan, sementara 33 orang dewasa mendapatkan konseling. Tim memberikan psychological first aid dan edukasi tentang respons psikologis pascabencana, sambil mengajak anak-anak bermain, menggambar, dan mengekspresikan emosi.
Ketua pelaksana PKM-TDB Unit Kebencanaan FK Unimal, sekaligus Dekan FK Unimal, dr. Muhammad Sayuti, SpB, Subsp.BD(K), menegaskan pentingnya pendekatan holistik.
“Bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis. Kami hadir untuk memulihkan rasa aman dan harapan masyarakat,” katanya.[]