
UNIMALNEWS | Bener Meriah — Mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap ketiga bagi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah, Jumat (1/1/2025).
Rombongan mahasiswa berangkat dari Kampus Bukit Indah pada pukul 17.00 WIB dan tiba di lokasi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB setelah menempuh perjalanan kurang lebih 13 jam. Bantuan diangkut menggunakan satu unit mobil pikap hasil penggalangan dana dan posko peduli bencana yang dibuka mahasiswa beberapa hari sebelumnya.
Koordinator kegiatan lapangan, Fazal Kiefandi, menyampaikan bahwa bencana tersebut menyebabkan 14 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal, sementara 16 unit rumah warga mengalami kerusakan berat.
“Melihat kondisi masyarakat di lapangan, bantuan ini sangat dibutuhkan. Kami berharap apa yang kami salurkan dapat sedikit meringankan beban warga terdampak,” katanya.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, di antaranya Beras 40 sak, Mi instan 20 dus, Minyak goreng kemasan 1 liter sebanyak 5 dus, Roti 4 dus, Buku gambar dan pensil warna masing-masing 3 lusin, dan 100 bungkus makanan ringan untuk anak-anak
Penyaluran bantuan dipusatkan di Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timang Gajah, dan diserahkan langsung kepada warga serta posko masyarakat setempat, dengan pendampingan Kepala Dusun Lampahan Timur, Andi.
Selain distribusi logistik, mahasiswa Sosiologi Unimal juga mengadakan kegiatan ramah anak berupa mewarnai bersama, sebagai upaya menghadirkan hiburan sekaligus membantu mengurangi trauma pascabencana.
Kepala Desa Lampahan Timur menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian dari adik-adik mahasiswa Sosiologi Unimal. Semoga segala kebaikan ini mendapat balasan dari Allah SWT,” katanya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Sosiologi Universitas Malikussaleh, Rizki Yunanda, M.Si., mengapresiasi inisiatif mahasiswanya.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Sosiologi Unimal mampu menerapkan kepekaan sosial dan empati di tengah masyarakat. Kami sangat mendukung dan bangga,” katanya.[]