
UNIMALNEWS | Aceh Utara — Bencana banjir yang melanda Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, membawa dampak bagi masyarakat, salah satunya di Gampong Matang Rubek. Banjir yang terjadi itu mengakibatkan kerugian besar dan banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal akibat rumah yang hanyut, ditambah banyak rumah mengalami kerusakan berat.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Relawan dari Universitas Malikussaleh hadir untuk membantu proses pemulihan pascabencana. Selama satu minggu, para relawan melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sisa lumpur dan material banjir di sejumlah titik penting.
"Fokus utama pembersihan dilakukan di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), kantor geuchik, serta meunasah gampong agar fasilitas umum tersebut dapat kembali difungsikan untuk melayani masyarakat," ungkap ketua kelompok KKN, Muhammad Al Aqsha kepada Unimalnews, Jumat (30/1/2026).
Kehadiran para mahasiswa ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Karena, selain membantu membersihkan lingkungan, mahasiswa juga memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak, sehingga menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan harapan di tengah situasi sulit.
"Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat terdampak banjir," sebutnya.
Aqsha juga mengatakan pentingnya pembangunan hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) untuk masyarakat yang kehilangan rumah.
"Selain itu, kami berharap adanya program pemulihan ekonomi, khususnya bagi para petani, serta perhatian terhadap layanan kesehatan masyarakat pascabencana," ujarnya.
"Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat luas, untuk bersama-sama membantu pemulihan Gampong Matang Rubek agar dapat bangkit kembali dari dampak bencana yang dialami," tutupnya. [fzl]