
UNIMALNEWS | Krueng Geukueh — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar kegiatan psikoedukasi anti-bullying bagi siswa SD Negeri 6 Dewantara, Gampong Geulumpang Sulu Timu, Kecamatan Dewantara, pada Jumat (3/1/2024). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari perilaku perundungan sejak usia dini.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut diawali dengan sesi ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan akrab. Antusiasme siswa terlihat sejak awal kegiatan, terutama saat mahasiswa KKN menyampaikan materi secara interaktif mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampak negatif bagi korban maupun pelaku, serta langkah-langkah sederhana untuk mencegah dan menghadapi bullying dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk menjaga minat dan partisipasi siswa, materi disampaikan secara kreatif melalui diskusi ringan dan nyanyian lagu bertema anti-bullying yang sarat pesan moral. Mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya penerapan “tiga kata ajaib”, yakni tolong, maaf, dan terima kasih, sebagai dasar komunikasi yang santun serta sarana menumbuhkan empati dan sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.
Suasana kegiatan semakin hidup saat sesi tanya jawab berlangsung. Siswa yang berani mengemukakan pendapat dan menjawab pertanyaan diberikan reward sebagai bentuk apresiasi. Metode ini membuat kegiatan berlangsung aktif, interaktif, dan penuh keceriaan hingga akhir acara.
Sebagai penutup, mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh menyerahkan sertifikat kegiatan kepada Kepala SD Negeri 6 Dewantara sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pihak sekolah. Penyerahan sertifikat ini sekaligus menjadi simbol sinergi dan komitmen bersama antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berkarakter.
Ketua KKN Kelompok 28 Universitas Malikussaleh, M. Taufiq, mengatakan bahwa kegiatan psikoedukasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya sikap saling menghargai sejak usia dini.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, adik-adik SD Negeri 6 Dewantara dapat memahami bahwa bullying memiliki dampak yang serius. Dengan begitu, mereka bisa saling menghormati, berteman dengan baik, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen mahasiswa KKN Unimal untuk tidak hanya berkontribusi pada pembangunan fisik desa, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesehatan mental anak-anak sebagai generasi penerus.[]