
UNIMALNEWS | Muara Batu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXXVIII Kelompok 10 Universitas Malikussaleh melaksanakan kegiatan gotong royong dan aksi bersih-bersih di SMP Negeri 2 Muara Batu sebagai upaya pemulihan fasilitas sekolah yang terdampak banjir. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 10–11 Februari 2026.
SMP Negeri 2 Muara Batu menjadi salah satu sekolah yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Sejumlah ruang kelas sempat terendam lumpur, sementara beberapa sarana dan prasarana mengalami kerusakan sehingga menghambat proses belajar mengajar.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa KKN membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, serta membantu menata kembali fasilitas yang masih dapat digunakan. Upaya ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan normal.
Penanggung jawab kegiatan, Hafizh Rifa’i, mengatakan aksi gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
“Mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata. Kami memilih sektor pendidikan karena sekolah merupakan tempat pembentukan karakter generasi muda. Harapannya, kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, dukungan terhadap pemulihan fasilitas sekolah pascabencana dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan proses pembelajaran siswa.[]