Jaga Ekosistem Laut, TDC Unimal Tanam Lamun di Pesisir Rancong

SHARE:  

Humas Unimal
Jaga Ekosistem Laut, TDC Unimal Tanam Lamun di Pesisir Rancong

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir terus ditunjukkan mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal). Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Turtle Diving Club (TDC), mahasiswa menggelar aksi lingkungan bertajuk "Transplantasi Lamun" di kawasan pesisir Rancong, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (2/8/2026).

Mengusung tema "Langkah Awal Pelestarian Lamun untuk Menjaga Ekosistem Pesisir", kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan laut. Dalam pelaksanaannya, TDC Unimal berkolaborasi dengan UKM Mahasiswa Pencinta Alam PA-UMPAL Unimal guna memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kawasan pesisir.

Sebelum melakukan transplantasi lamun di perairan Rancong, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti sesi edukasi yang menghadirkan dua akademisi, yakni Syahrial M.Si, dan Arina Ruzanna M.Si.

Dalam pemaparannya, kedua narasumber menjelaskan pentingnya keberadaan padang lamun sebagai salah satu ekosistem kunci di wilayah pesisir. Lamun tidak hanya menjadi habitat, tempat berlindung, dan area mencari makan (feeding ground) bagi berbagai jenis biota laut, tetapi juga berfungsi menjaga kestabilan sedimen, mengurangi abrasi, serta mendukung keberlangsungan rantai kehidupan di ekosistem pesisir.

Pembekalan tersebut menjadi bekal bagi peserta sebelum turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanaman lamun. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga pengalaman praktis dalam melakukan rehabilitasi ekosistem pesisir.

Ketua Umum UKM Turtle Diving Club Unimal, Ichsan Khamil Mandhay, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya gerakan pelestarian pesisir yang lebih luas dan berkelanjutan.

"Pelestarian lingkungan tidak selalu harus dimulai dari langkah yang besar. Terkadang, satu langkah kecil yang dilakukan bersama dapat menjadi awal dari perubahan yang besar. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peran dan tanggung jawab untuk ikut menjaga ekosistem pesisir," katanya.

Menurut Ichsan, keberadaan lamun memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekologi laut sehingga keberlangsungannya perlu menjadi perhatian bersama.

"Lamun bukan hanya sekadar tumbuhan laut, tetapi bagian penting dari kehidupan pesisir yang harus kita jaga bersama. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian dan gerakan pelestarian pesisir yang berkelanjutan di masa yang akan datang," ungkapnya.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar