Manfaatkan Celengan Daur Ulang, Mahasiswa KKN Unimal Ajarkan Anak Menabung

SHARE:  

Humas Unimal
Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Siswa SDN 3 Kuta Makmur Pentingnya Menabung Sejak Dini

UNIMALNEWS | Kuta Makmur – Mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh (Unimal) ke-39 Kelompok 62 mengajak siswa SDN 3 Kuta Makmur, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, membangun kebiasaan menabung sejak dini.

Edukasi mengenai pentingnya menabung tersebut berlangsung Senin (10/8/2026). Kegiatan dikemas secara interaktif agar siswa tidak hanya memahami manfaat menabung, tetapi juga mengetahui cara sederhana mengelola uang saku dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman kepada siswa mengenai manfaat menabung, cara menyisihkan sebagian uang saku, serta pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Melalui edukasi tersebut, siswa diajak memahami bahwa kebiasaan mengelola uang dapat dimulai dari hal sederhana, salah satunya dengan menyisihkan sebagian uang jajan secara rutin untuk ditabung.

Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa KKN juga mengajak siswa membuat celengan dari botol bekas. Kegiatan praktik tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kreatif sekaligus mendorong siswa memanfaatkan barang bekas dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Mahasiswa KKN Kelompok 62, Ning Sasi Sepdina, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk membiasakan diri menabung dan belajar mengelola uang sejak usia sekolah.

“Dengan melaksanakan kegiatan ini mahasiswa KKN mengajak adik-adik siswa untuk mulai membiasakan diri menabung untuk masa depan,” kata Ning Sasi Sepdina.

Ketua KKN-PPM Unimal Kelompok 62, Christian Dede Sitanggang, mengatakan kegiatan tersebut mendapat respons positif dari siswa. Menurutnya, edukasi menabung menjadi lebih menarik ketika disertai praktik membuat celengan secara langsung.

“Kegiatan ini bagus untuk anak-anak. Mereka jadi belajar menyisihkan uang jajan dan tidak menghabiskannya semua. Membuat celengan dari botol bekas juga membuat mereka lebih tertarik untuk mulai menabung,” kata Christian.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti penyampaian materi sekaligus terlibat langsung dalam proses pembuatan celengan dari bahan bekas.

Selain menanamkan kebiasaan menabung, kegiatan tersebut juga mengajarkan siswa bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar