
UNIMALNEWS | Reuleut — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh menggelar Lokakarya Konsolidasi Dokumen Strategis Akademik, Mutu, Penelitian, dan Pengabdian. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula FKIP, Kampus Reuleut, Aceh Utara, Rabu (12/8/2026).
Lokakarya ini diikuti oleh pimpinan fakultas, dosen dan tenaga kependidikan dari sembilan program studi di lingkungan FKIP Unimal dan turut mengundang sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) di bidang pendidikan, di antaranya perwakilan Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Aceh Utara, Bireuen, dan Kota Lhokseumawe. Selain itu, hadir juga stakeholder dari SMAN 1 Lhokseumawe, SMAN 2 Lhokseumawe, SMAN 7 Lhokseumawe, SMKN 7 Lhokseumawe, SMAN 1 Dewantara, SMKN 1 Bireuen, dan SMKN 2 Langsa.
Dekan FKIP, Dr Muhammad Yusuf dalam sambutannya mengatakan bahwa lokakarya ini bertujuan merumuskan arah kebijakan fakultas ke depan, mulai dari penyusunan visi dan misi, visi keilmuan program studi, hingga peta jalan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
"Kegiatan ini digagas untuk menjawab kebutuhan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu, yang menuntut setiap fakultas dan program studi memiliki dokumen akademik yang komprehensif, mutakhir, serta selaras dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), dan instrumen akreditasi nasional maupun internasional,” terangnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta dan menegaskan komitmen fakultas untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan sekolah-sekolah mitra.
"Dokumen strategis yang akan kita susun bersama hari ini bukan sekadar syarat administratif, melainkan pedoman arah pengembangan FKIP Unimal ke depan. Kami ingin visi dan misi fakultas benar-benar lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, karena itu kehadiran perwakilan Cabang Dinas Pendidikan dan para kepala sekolah serta guru dari Aceh Utara, Bireuen, dan Lhokseumawe hari ini sangat berarti bagi kami," ungkapnya.
“Lokakarya ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen strategis yang komprehensif dan aplikatif, sekaligus mempererat kolaborasi antara FKIP Unimal dengan pemerintah daerah serta sekolah-sekolah mitra di wilayah Aceh Utara, Bireuen, dan Lhokseumawe dalam upaya bersama meningkatkan kualitas Pendidikan,” tambahnya.
Sesi inti lokakarya diisi dua pemateri, yaitu Prof Dr Efri Sandi dari Universitas Negeri Jakarta dan Dr Ir Suhendar dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Dalam materinya, Prof Efri Sandi menyampaikan terkait strategi penyusunan visi dan misi fakultas, visi keilmuan program studi, peta jalan penelitian, dan peta jalan pengabdian.
"Penyusunan visi dan misi fakultas harus berangkat dari analisis kebutuhan dan potensi keilmuan program studi, bukan sekadar menyalin format dari institusi lain. Peta jalan penelitian dan pengabdian pun harus selaras dengan visi tersebut, sehingga setiap kegiatan akademik memiliki arah yang jelas dan berkelanjutan," paparnya.
Sementara itu, Dr Suhendar membahas tentang sinkronisasi dokumen strategis dengan standar akreditasi dan SPMI. Menurutnya dokumen strategis yang disusun tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga selaras dengan standar akreditasi dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
"Dokumen strategis fakultas dan program studi harus disusun secara sinkron dengan indikator-indikator standar akreditasi serta SPMI, agar visi dan misi yang dirumuskan tidak berhenti sebagai dokumen normatif, melainkan benar-benar terukur dan dapat diimplementasikan dalam proses penjaminan mutu secara berkelanjutan," ujarnya.
“Keselarasan antara dokumen strategis, standar akreditasi dan SPMI akan memudahkan fakultas dalam proses evaluasi diri maupun akreditasi program studi di masa mendatang, sekaligus menjadi dasar perbaikan mutu yang berkesinambungan,” tutupnya. []