Semarak HUT ke-81 RI, Mahasiswa Pecinta Alam Unimal Kibarkan Merah Putih di Sejumlah Pergunungn dan Air Terjun Aceh

SHARE:  

Humas Unimal
Semarak HUT ke-81 RI, Mahasiswa Pecinta Alam Unimal Kibarkan Merah Putih di Sejumlah Pergunungn dan Air Terjun Aceh

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan mahasiswa pecinta alam Universitas Malikussaleh (Unimal) dengan menggelar rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih di sejumlah kawasan alam di Aceh.

Kegiatan tersebut berlangsung di beberapa lokasi dan waktu berbeda, mulai dari kawasan Gunung Geureudong, Air Terjun Panton Luwah, Air Terjun Blang Kolam, Gunung Bandahara, hingga pengibaran bersama mahasiswa pecinta alam (Mapala) se-Aceh.

Rangkaian kegiatan itu menjadi cara mahasiswa memperingati kemerdekaan sekaligus mengajak generasi muda menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga memperhatikan kesiapan tim, keselamatan perjalanan, kerja sama, serta kelestarian kawasan yang dikunjungi.

Rangkaian pertama berlangsung di kawasan Gunung Geureudong, Kabupaten Bener Meriah. Sebanyak 22 orang mengikuti kegiatan tersebut dengan memasuki kawasan pendakian melalui Kecamatan Bukit, Desa Bale Atu.

Perjalanan dimulai pada 8 Agustus 2026 dan berlangsung sekitar lima hari. Dalam rangkaian tersebut, Bendera Merah Putih dikibarkan di tiga titik, yakni Puncak Pilar, Savana, dan Telaga Hitam.

Pengibaran di Puncak Pilar menjadi salah satu momentum utama dalam perjalanan. Sementara itu, pengibaran di kawasan Savana dan Telaga Hitam melengkapi rangkaian peringatan kemerdekaan di kawasan Gunung Geureudong.

Dari Bener Meriah, kegiatan berlanjut ke Air Terjun Panton Luwah, Kabupaten Bireuen, pada 15 Agustus 2026. Sebanyak delapan orang terlibat dalam kegiatan yang berlangsung di Gampong Kayee Ciret, Kecamatan Peusangan Selatan.

Sehari berselang, pada 16 Agustus 2026, mahasiswa kembali mengibarkan Bendera Merah Putih di Air Terjun Blang Kolam, Gampong Sido Muliyo atau Sidomulyo, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan kemudian dilanjutkan pada 17 Agustus 2026 di Gunung Bandahara, Kabupaten Aceh Tenggara. Sebanyak lima orang mengikuti pendakian melalui Kecamatan Ketambe, Desa Jati Sara. Rangkaian perjalanan menuju lokasi tersebut berlangsung sekitar 13 hari.

Pada tanggal yang sama, mahasiswa pecinta alam Unimal juga berpartisipasi dalam pengibaran Bendera Merah Putih bersama Mapala se-Aceh. Dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Suka Makmur, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Unimal mengirimkan dua mahasiswa sebagai delegasi.

Kegiatan bersama tersebut diperkirakan membutuhkan waktu pendakian sekitar dua hari. Selain menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan, keikutsertaan Unimal menjadi momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarmahasiswa pecinta alam di Aceh.

Sekretaris Umum mahasiswa pecinta alam Unimal, Barmawi, mengatakan pengibaran Bendera Merah Putih di berbagai lokasi alam merupakan salah satu bentuk kecintaan mahasiswa terhadap Tanah Air.

“Kegiatan pengibaran bendera ini merupakan bentuk rasa cinta kami kepada Indonesia. Kami ingin memperingati HUT ke-81 RI dengan mengibarkan Merah Putih di beberapa lokasi alam, sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” kata Barmawi.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengibaran bendera. Aktivitas di alam terbuka juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat kerja sama, kedisiplinan, komunikasi, dan kepedulian terhadap keselamatan anggota tim.

“Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang mengibarkan bendera, tetapi juga bagaimana kita sebagai generasi muda dapat menjaga alam dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” katanya.

Rangkaian kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Polres Kota Lhokseumawe dan Korem 011/Lilawangsa. Dukungan itu menjadi bagian dari upaya mendorong kegiatan positif mahasiswa dalam memperingati HUT ke-81 RI, khususnya kegiatan yang berlangsung di kawasan alam terbuka.

Kegiatan pengibaran Merah Putih oleh mahasiswa pecinta alam Unimal juga belum sepenuhnya berakhir. Sejumlah lokasi masih dipersiapkan untuk agenda berikutnya, di antaranya Air Terjun 7 Bidadari, Waduk Keureuto, dan Goa Jepang.

Pelaksanaan di lokasi tersebut masih menunggu penetapan jadwal dan kesiapan teknis di lapangan. Penentuan waktu akan disesuaikan dengan kondisi lokasi, kesiapan tim, serta aspek keselamatan selama perjalanan.[]


Berita Lainnya

Kirim Komentar