
UNIMALNEWS | Reuleut — Bazar dalam rangkaian Dies Natalis ke-57 Universitas Malikussaleh (Unimal) yang di selenggarakan di Kampus Reuleut Aceh Utara, 16-17 Agustus 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan berbagai produk dan inovasi kewirausahaan. Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah stand Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Coffee Gayo Experience yang mengangkat potensi kopi Gayo melalui konsep wisata edukasi dan agrowisata berbasis pemberdayaan petani.
Tim P2MW Coffee Gayo Experience yang terdiri atas Hardi Ramalianda selaku ketua tim, bersama Nayla dan Jihan sebagai anggota, tidak hanya menawarkan produk kopi kepada pengunjung. Mereka juga memberikan edukasi mengenai kopi Gayo, mulai dari proses pengolahan, teknik penyeduhan, hingga mengenalkan karakteristik dan potensi kopi asal dataran tinggi Aceh tersebut.
Konsep tersebut membuat stand Coffee Gayo Experience tidak sekadar menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang belajar bagi pengunjung untuk mengenal kopi Gayo secara lebih dekat.
Keikutsertaan dalam bazar Dies Natalis Unimal ke-57 menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kewirausahaan sekaligus menguji inovasi yang telah dikembangkan melalui program P2MW.
Melalui interaksi langsung dengan pengunjung, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam memperkenalkan produk, membangun komunikasi dengan calon konsumen, sekaligus melihat respons pasar terhadap konsep usaha yang mereka tawarkan.
Koordinator P2MW Universitas Malikussaleh, Teuku Muzaffarsyah M.A.P, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam bazar tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide dan kreativitas sekaligus membangun jejaring.
Bazar juga dinilai menjadi sarana untuk mengimplementasikan hasil pembinaan P2MW secara langsung. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kewirausahaan di ruang pembelajaran, tetapi dapat mengaplikasikannya melalui kegiatan usaha dan interaksi dengan masyarakat.
Dukungan terhadap pengembangan Coffee Gayo Experience juga diberikan pembimbing P2MW, Dr. Naidi Faisal M.Si. Pendampingan dilakukan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dalam mengelola usaha, mengembangkan produk, serta menyusun strategi pengenalan kopi Gayo kepada khalayak yang lebih luas.
Menariknya, Coffee Gayo Experience membawa misi yang lebih luas daripada sekadar menjual produk. Tim berupaya menghadirkan pengalaman edukatif kepada pengunjung mengenai perjalanan kopi Gayo, sekaligus memperkenalkan potensi kopi sebagai bagian dari kekayaan ekonomi, budaya, dan pariwisata Aceh.[]