Tim FEB Unimal Raih Juara 1 Business Plan PKMN UBC 2026 melalui Inovasi SAGORA

SHARE:  

Humas Unimal
Tim FEB Unimal Raih Juara 1 Business Plan PKMN UBC 2026 melalui Inovasi SAGORA. Foto: Ist.

UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Malikussaleh (Unimal), meraih Juara 1 kategori Business Plan pada ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa Nasional Unimal Bidikmisi Competition (PKMN UBC) Jilid VI Tahun 2026, Jumat (23/10/2026), yang diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah (Formadiksi).

Tim tersebut diketuai oleh Rizki Zaskiyah Daulay dan beranggota Mauizatul Hasanah dan Khairidha Windari.

Prestasi tersebut diraih melalui inovasi SAGORA yang mengusung pemanfaatan limbah sebagai bahan alternatif untuk produk pertanian ramah lingkungan. 

Mereka mempresentasikan proposal dengan judul “SAGORA (Sago for Grain Agro): Inovasi Produk Tanam Ramah Lingkungan Berbasis Ampas Sagu dengan Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit sebagai Alternatif Plastik Pertanian”.

Dalam mengembangkan gagasan bisnis tersebut, tim mereka dibimbing oleh Marina MEd.

Menurut Rizki Zaskiyah Daulay, SAGORA merupakan gagasan pemanfaatan ampas sagu dan limbah kelapa sawit sebagai bahan alternatif untuk produk pertanian yang lebih ramah lingkungan. 

"Inovasi ini diarahkan untuk meningkatkan nilai guna limbah sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi lokal yang mendukung pertanian berkelanjutan," terangnya.

Ia juga mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk terus mengembangkan inovasi yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Melalui SAGORA, kami ingin menunjukkan bahwa limbah dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna. Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan sebagai salah satu alternatif untuk mendukung pertanian ramah lingkungan sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Marina selaku pembimbing mengatakan prestasi ini merupakan hasil kerja sama anggota tim dalam merumuskan dan mengembangkan gagasan bisnis serta dukungan bimbingan dosen selama proses penyusunan proposal. 

"Keberhasilan tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada peluang usaha, tetapi juga memberikan kontribusi bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan," tutupnya. []


Berita Lainnya

Kirim Komentar