Dosen Antropologi Unimal Lakukan Pelatihan Dasar Organisasi Kelompok Tani Wanita

SHARE:  

Humas Unimal
Dosen Antropologi Unimal Lakukan Pelatihan Dasar Organisasi Kelompok Tani Wanita. Sabtu (05/11/2022). Foto; ist

UNIMALNEWS | Lhoksukon - Dosen Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh melaksanakan pengabdian dengan melakukan pelatihan dasar organisasi pada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Komplek Glee Madat Ceudah Gampong Paloh Lada Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Sabtu (05/11/2022).

Pelatihan tersebut disampaikan oleh Dr Abdullah Akhyar Nasution dengan tema “Pelatihan Dasar Organisasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Barokah Gampong Paloh Lada” yang juga dihadiri oleh Dr Ibrahim Chalid, Ade Ikhsan Kamil MA, Iromi Ilham MA, Richa Meliza M.An, Awaluddin Arifin M.Ikom, Dr. Budi Bahreisy dan Mujiburrahman M.Hum yang juga bertindak sebagai anggota tim pelaksana, para mahasiswa, Ketua Kelompok KWT beserta para anggota.

Dr Ibrahim Chalid, dalam sambutannya mengatakan tugas dosen dalam rangka melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, salah satunya adalah melakukan pengabdian, selain tugas melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengajaran

“Kegiatan yang dilakukan bersama KWT Barokah Gampong Paloh Lada merupakan bentuk pendampingan secara langsung kepada mitra melalui pelatihan organisasi sebagai bentuk pengembangan kelompok. Melalui kegiatan ini anggota KWT Barokah memiliki pengetahuan dan pemahaman berkaitan dengan manajemen organisasi, pemanfaatan lahan pekarangan, dan diversifikasi produk yang bernilai tambah’’ Ujarnya.

Ketua Kelompok KWT Barokah, Ibuk Suka mengatakan, KWT Barokah sudah berdiri sejak 1 tahun terakhir. Agenda kami selama ini termasuk dalam kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), yang merupakan kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat untuk budidaya berbagai jenis tanaman melalui kegiatan kebun bibit, demplot, pertanaman, dan pasca panen serta pemasaran.

‘’Selama ini kami sudah beberapa kali panen dan berhasil dalam pelaksanaan kegiatan. Bahkan sebelumnya kami menyewa sepetak tanah untuk kami jadikan lahan bertani secara bersama-sama. Namun saat ini kami mulai berkonsentrasi untuk kegiatan menanam di pekarangan rumah masing-masing’’ Ungkapnya.

Sementara itu Dr Abdullah Akhyar Nasution dalam paparanya mengatakan, Kelompok wanita yang tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat perlu didorong melalui peningkatan, pengembangan dan pemberdayaan SDA dan SDM guna meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok melalui optimalisasi potensi pertanian.

‘’Hal tersebut akan terwujud melalui prosedan dan upaya mengelola KWT dengan membangun komitmen para anggota, penata usaha dan peningkatan kapasitas anggota kelompok, selain itu membutuhkan prinsip dan peran kerjasama dan partisipatif antar sesama’’ pungkasnya. [rky]


Berita Lainnya

Kirim Komentar