Dosen Agroekotenologi Unimal Adakan Pelatihan Pemanfatan Gulma Kirinyuh Menjadi Kompos di Aceh Utara

SHARE:  

Humas Unimal
Dosen Agroekotenologi Unimal adakan pelatihan pemanfatan Gulma Kirinyuh menjadi kompos di Gampong Meucat, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (20/10/2023). Foto: Ist.

UNIMALNEWS | Lhoksukon - Dosen dan mahasiswa Prodi Agroekoeknologi Universitas Malikussaleh melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tentang pemanfaatan Gulma Kirinyuh menjadi pupuk kompos untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di Gampong Meucat, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (20/10/2023). 

Ketua PkM, Dr Hafifah mengatakan bahwa kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang dampak positif dari tanaman liar gulma kirinyuh yang dilanjukan dengan pelatihan dan teknik pembuatan pupuk kompos dari gulma kirinyuh kepada masyarakat Gampong Meucat.

“Seperti yang diketahui minat masyarakat pemanfatan pupuk kompos gulma kirinyuh masih rendah dibandingkan pupuk sintetis. Padahal pupuk kompos bisa memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, meningkatkan produksi tanaman dan menghasilkan produk yang aman dan sehat,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tri darma perguruan tinggi. "Si hijau berbunga putih gulma kirinyuh yang kaya manfaat dalam bahasa ilmiah disebut Chromolaena odorata dan dalam bahasa Aceh adalah Bak Sikokoh," kata Hafifah.

Geuchik Gampong Meucat, M Nur sangat mengapresiasi program pengabdian dosen Unimal ini. Masyarakar dapat mengikuti acara pelatihan dan pembuatan pupuk kompos "Masyarakat juga masih belum mengetahui tentang gulma kirinyuh bisa dimafaatkan untuk pupuk," jelasnya.

Ia juga menyampaikan dengan adanya pengabdian ini masyarakat Gampong Meucat diharapkan bisa termotivasi untuk menerapkan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan."Semoga pengabdian yang dilakukan ini dapat mengubah mindset masyarakat tentang gulma tanaman penggangu yang bisa dikelola menjadi bahan lebih bermanfaat,” pungkasnya. 

Pelatihan tahapan pembuatan pupuk kompos dengan demomtrasi langsung oleh Dr Hafifah selaku ketua pengabdian, Dr Laila Nazirah dan M. Nazaruddin serta mahasiswa. [fzl]


Berita Lainnya

Kirim Komentar