UNIMALNEWS | Lhokseumawe – Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), Prof. Dr. Herman Fithra, ASEAN Eng., menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 100 persen kepada 34 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2026. Penyerahan SK tersebut berlangsung di Aula Cut Meutia, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan itu turut disaksikan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Mukhlis; Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan, Zulfikar, M.T, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerja Sama (AKPK), Dr. T. Nazaruddin M.Hum para dekan; serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Herman Fithra menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima SK. Ia berharap pengangkatan tersebut menjadi awal pengabdian yang penuh tanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pendidikan dan pengembangan generasi penerus bangsa.
“Semoga ini menjadi ladang ibadah dalam mendidik generasi penerus bangsa agar mampu menghasilkan lulusan yang turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.
Herman mengingatkan para dosen dan tenaga kependidikan yang baru diangkat agar memahami sejarah perjuangan Universitas Malikussaleh hingga berkembang menjadi perguruan tinggi negeri seperti saat ini. Menurutnya, kemajuan Unimal tidak terlepas dari pengorbanan dan perjuangan para pendahulu yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk situasi konflik di Aceh.
Ia menyinggung perjuangan para pemimpin terdahulu, termasuk Prof. A. Hadi Harifin dan Prof. Apridar, dalam mempertahankan serta mengembangkan Unimal. Berbagai tantangan yang mereka hadapi menjadi pengingat bahwa keberlangsungan dan kemajuan institusi membutuhkan komitmen, keberanian, serta kerja bersama.
“Ini rumah kita. Terbuka buat semua tanpa melihat asal-usul, latar belakang, agama, ras, suku, termasuk jenis kelamin. Semua diberikan kesempatan yang sama,” tegasnya.
Menurut Herman, keterbukaan dan kesempatan yang setara harus diiringi dengan tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi serta melaksanakan tugas secara profesional. Ia meminta para pegawai baru untuk memegang teguh sumpah PNS, setia kepada negara dan Pancasila, serta mematuhi peraturan perundang-undangan.
Ia juga mengingatkan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi institusi dan masyarakat. Karena itu, para pegawai diharapkan menunjukkan disiplin, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Herman secara khusus menekankan pentingnya keseriusan dalam bekerja dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan agar para pegawai tidak menjadikan Unimal sekadar tempat singgah untuk memperoleh status PNS sebelum berupaya pindah ke tempat lain.
Menurutnya, setiap pegawai yang diterima telah memperoleh kesempatan untuk berkontribusi dalam membangun universitas. Oleh sebab itu, komitmen untuk mengembangkan institusi perlu ditunjukkan melalui kinerja, loyalitas terhadap tugas, dan kesediaan bekerja sama dengan seluruh unsur di lingkungan kampus.
Selain itu, ia mengingatkan para pegawai agar bijak dalam mengelola keuangan pribadi, termasuk tidak menggunakan SK pengangkatan secara sembarangan sebagai jaminan pinjaman. Ia menyarankan agar pengelolaan penghasilan dilakukan secara hati-hati sehingga tidak menimbulkan persoalan keuangan yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas.
Herman juga mendorong para pegawai untuk mempertimbangkan masa depan mereka di Aceh, termasuk membangun kehidupan yang lebih mapan di kawasan Lhokseumawe dan Aceh Utara. Menurutnya, keberadaan pegawai yang berkomitmen untuk menetap dan mengembangkan karier di lingkungan Unimal dapat mendukung kesinambungan pembangunan institusi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa para PNS harus siap ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi. Latar belakang pendidikan dan keahlian tetap menjadi pertimbangan, tetapi penugasan juga perlu memperhatikan kepentingan dan kebutuhan universitas secara keseluruhan.
“PNS itu harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi. Jangan memprotes penempatan, karena komitmen tersebut juga berkaitan dengan sumpah yang telah diucapkan,” ujarnya.
Herman berharap seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang menerima SK dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, mengikuti arahan pimpinan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Unimal.
Ia menegaskan, keberhasilan universitas tidak hanya ditentukan oleh pimpinan, tetapi juga oleh dedikasi seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen pengabdian, para pegawai baru diharapkan menjadi bagian dari upaya membawa Universitas Malikussaleh terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.[]