Unimal Sosialisasi Program MSIB dan Kampus Mengajar Angkatan IV

SHARE:  

Humas Unimal
Koordinator MBKM Unimal, Prof M. Sayuti. Foto: Bustami Ibrahim

UNIMALNEWS | Lhokseumawe - Universitas Malikussaleh kembali melakukan sosialisasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Angkatan III dan Program Kampus Mengajar Angkatan IV di Aula Fakultas Hukum, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Kamis (9/6/2022). Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai prodi di lingkungan kampus tersebut.

Koordinator MBKM Unimal, Prof M. Sayuti menyampaikan, sosialisasi ini dilakukan untuk membekali dan memberi pemahaman kepada mahasiswa apa itu MBKM, MSIB, dan program kampus mengajar. Untuk Program MSIB sudah ada dasar hukum dan struktur pembelajaran yang tertuang dalam Kepmen No 74 tahun 2021 mengenai Konversi SKS pada Program Kampus Merdeka.

"Mengenai Konversi SKS, itu di program MSIB 1 SKS setara 170 menit per minggu dengan durasi 16-24 Minggu dengan total 900 jam pembelajaran, sehingga dapat dikonversi hingga 20 SKS. Program ini juga didampingi oleh dedicated mentor, dengan proporsi 1 mentor mendampingi maksimal 10 mahasiswa (magang), dan 1 mentor mendampingi maksimal 25 mahasiswa (studi independen)," kata Prof Sayuti.

Ia menjelaskan, untuk Jadwal Pelaksanaan program MSIB angkatan ke-3 itu sudah dimulai bulan Mei - Juni 2022 dengan melakukan proses review proposal mitra oleh reviewer independen, pada bulan Juni- Juli 2022 itu dilakukan publikasi dan pendaftaran peserta, seleksi dan penerimaan calon peserta program dan proses konsolidasi dengan kampus asal mahasiswa, serta proses onboarding mahasiswa ke program mitra.

"Kriteria mahasiswa itu harus berkomitmen untuk melaksanakan dan menyelesaikan Program MSIB hingga selesai sesuai kesepakatan yang tertuang dalam Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) mahasiswa yang ditandatangani oleh pimpinan Perguruan Tinggi, memenuhi kualifikasi pada posisi yang dibuka oleh Mitra Program MSIB dan lulus proses seleksi mitra," ungkap Prof Sayuti.

Kemudian, untuk kampus mengajar itu bertujuan agar mahasiswa bisa menguasai berbagai keilmuan dan keahlian dengan menjadi mitra guru dan sekolah dalam menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran sehingga berdampak pada penguatan pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah.

"Program Kampus Mengajar Angkatan 4 ini akan dilaksanakan pada Bulan Agustus - Desember 2022 menyesuaikan dengan kalender pembelajaran semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Syaratnya, mahasiswa aktif dari program studi S1 dan vokasi D3/D4 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan di bawah naungan Kemendikbud Ristek, Minimum berada di semester 4 (empat) pada tahun akademik 2022/2023, belum pernah diterima di Kampus Mengajar Perintis, Kampus Mengajar Angkatan (1,2,dan 3), IPK minimal 3.00, dan program studi terakreditasi," jelasnya.

Dalam sosialisasi itu juga menghadirkan dua orang mahasiswa alumni magang MBKM angkatan sebelumnya yang berbagi pengalaman bersama mahasiswa.[tmi]


Berita Lainnya

Kirim Komentar