Mahasiswa PMM dikenalkan Tradisi Maulid di Aceh 

SHARE:  

Humas Unimal
Mahasiswa PMM bersama Keuchik dan tokoh masyarakat Gampong Rambayan Kupula, Peukan Baro, Pidie dalam perayaan maulid yang dilaksanakan di desa setempat, Sabtu (5/11/2022).Fo:Ist

UNIMALNEWS I Sigli- Mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) tahun 2022 inbound di Universitas Malikussaleh diperkenalkan tradisi perayaan maulid di Aceh, Sabtu (5/11/2022). Kedatangan mahasiswa PMM disambut penuh keakraban warga dan perangkat Gampong Rambayan Kupula, Peukan Baro, Pidie yang sedang marayakan maulid. 
Dosen pembimbing modul nusantara Safriana, M.Pd, menyatakan bahwa pergenalan tradisi maulid di Aceh ini merupakan salah satu materi penting dalam rancangan modul kebhinnekaan pada kegiatan modul nusantara tahun ini.
“Ada berbagai keunikan perayaan maulid di Aceh, sehingga perlu kita kenalkan kepada orang di luar Aceh, alhamdulillah hari ini kita bisa bawa mahasiswa PMM ke Gampong Rambayan Kupula, Pidie yang kebetulan sedang merayakan peringatan maulid nabi,” Ungkap Safriana. 
Menurutnya, perayaan maulid di Pidie, terutama Gampong Rambayan Kupula dilaksanakan dengan meriah dengan tetap mempertahkan tradisi perayaan maulid dengan kultur Aceh. Menghadirkan mahasiswa PMM langsung ke lokasi perayaan maulid di Gampong Rambayan Kupula untuk mendapatkan gambaran sesungguhnya tentang tradisi perayaan maulid di Aceh yang berbeda dengan daerah lain. Di mana di Aceh perayaan maulid bisa sampai tiga sampai empat bulan lamanya. Semua sarat dengan nilai-nilai silaturahmi dan saling berbagai antar sesama. 
Geuchik Gampong Rambayan Kupula, Kecamatan, Peukan Baro, Pidie, Abubakar dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan bisa berperan dalam kegiatan modul nusantara, dan mempersilahkan mahasiswa untuk mengkaji lebih dalam pelaksanaan tradisi maulid di Aceh terutama yang diselenggarakan warga masyarakat Gampong Rambayan Kupula. 
Abubakar juga mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan mahasiswa PMM dalam perayaan maulid yang diselenggarakan masyarakat gampongnya. “Kami mendapat informasi bahwa adik-adik mahasiswa ini dari berbagai daerah di Indonesia,”katanya.
Dia juga mempersilahkan mahasiswa PMM untuk mengkaji secara mendalam pelaksanaan tradisi maulid ini, mudah-mudahan dapat menjadi pembelajaran, serta memberi kesan dan pesan yang baik. 
Selain narasumber dari dosen pendamping dan tokoh masyarakat Gampong Rambayan Kupula, turut hadir juga Angga Pratama, Mentor Modul Nusantara.[ded]


Berita Lainnya

Kirim Komentar